Hallo … salamat berkunjung di blog ku,
kali ini aku buat ff ku sendiri lhoo
Mianhae kalo banyak TYPO, maklumlah masih
amatiran hehe
Setelah baca, mohon kritik dan sarannya
ya chingu … KHAMSANIDA
TITLE : MY DAY
AUTOR : NOPIYA KRISTIANIK
GENRE : SCHOOL LIFE,SAD,ROMANCE
LENGHT
: CHAPTERED
MAIN CAST :
-
KIM HYO JUNG as HYORIN
-
LEE CHAN SUNG as LEE JOON
-
PARK SANG HYUN as THUNDER
OTHER CAST :
-
KIM DASOM as DASOM
-
KIM MYEONG SO as L
-
SOYOU and The Geng ( BORA
& MINJI)
-
SUNGYEOL, SEHUN
SUMMARY : YOUR SMILE IS MY HAPPINES
HAPPY READING *.*
Pre-view chap 2
“hmm..sepertinya sebentar lagi akan bel
pulang, ayo kembali ke sekolah” thunder melirik jam tangannya dan kemudian
menarik tangan hyorin untuk berdiri. Namun, baru saja ia akan berjalan hyorin
tak sengaja menginjak tali sepatunya yang terlepas dan ia hampir saja jatuh
jika thunder tidak menangkapnya. Mereka terdiam beberapa saat sebelum kemudian
tersadar dengan posisi yang kurang mengenakkan itu. Yaa thunder memeluk tubuh ramping
hyorin dan hyorin berpegangangan pada lengan thunder.
Lee joon pov
“kau memang tak salah, tapi kau
keterlaluan padanya” “minta maaf lah, kau telah mempermalukannya dan membuat
hatinya terluka. Seharusnya kau tak boleh seperti itu”. Kata-kata it terus
terngiang di kepalaku membuat kepalaku ini serasa ingin pecah, tapi entah
dorongan dari mana aku malah mencari gadis itu. Aku menyusuri lorong sekolah
dan bertanya pada orang-orang yang lalu lalang. Namun, mereka semua tak tau
keberadaan yeoja itu. Sampai akhirnya “heyy kau apakah kau tadi melihat yeoja
aneh..? ahhh bukan, maksudku yeoja berambut pirang yang panjang” tanyaku pada
seorang namja yang sedang melintas/? . “mana ada yeoja seperti itu, terdengar
mengerikan. Ehh, tapi kalo yeoja aneh yaaa?? Ahh tadi aku lihat seorang yeoja
yang tengah menangis sambil berlari” jawab namja tadi. “kemana yeoja itu
pergi?” “dia menaiki tangga, kurasa tujuannya atap sekolah” jawabnya. Akupun
berlari menaiki anak tangga menuju atap sekolah. Sejenak aku berhenti, tunggu..pemandangan
apa itu??? Dia tengah berpelukan dengan seorang namja. Tapi apa ini, kenapa
rasanya sesak disini, aku memegangi dadaku dan berjalan pelan meninggalkan
mereka. Akhirnya mereka merubah posisi mereka dan berdiri tegak. Salting, yaaa
keduanya menjadi canggung dengan kejadian barusan. “mianhae sunbae..” hyorin
menunduk dan akhirnya berlari meninggalkan thunder yang masih terdiam di
tempatnya. Namun, kini sudut bibirnya tertarik keatas. “kurasa, gadis itu
menarik juga” gumamnya dalam hati
MY DAY CHAPTER 3
Kediaman kim
“hyo-ah.. kajja bangunnn kau harus
sekolah chagi” teriak eommanya hyorin yang menggema di seluruh kamar hyorin. “5
menit lagi …” jawab hyorin yang tak mau bangun dan malah menarik selimutnya.
“aishh anak ini…dasom dan myugsoo sudah ada di bawah menunggumu sayang..kajja
mandi dan sarapan” “hashhh yay a ya aku mandi” dengan malas hyorin menuju ke
kamar mandi. Setelah itu ia bergegas ke bawah dan mendapati dua sejoli sedang
berpelukan mesra “ekhhemmm” hyorin berdehem dan membuat keduaya tersentak dan
menunduk. “di rumah orang masih bisa bermesraan..huhhh benar-benar ya kalian”
cibir hyorin. Mereka pun hanya cengengesan, “ummaa…aku berangkat dulu ne eo”
teriak hyorin. Namun, taka da jawaban. “eommamu tadi bilang, dia mau ke pasar
hyo” jawab myugsoo. “ohh, kajja berangkat kita bisa telat nanti.”. akhirnya
mereka bertiga pun berangkat sekolah bersama.
Autor pov
Di sisi lain, seorang namja tampan tengah
memakai seragamnya, ia melihat bayangan dirinya di cermin. “kau 1000x lebih
tampan dari dia. Jadi, ia adalah saingan yang kecil untukmu” ia menyombongkan
dirinya sendiri. Tak lama, ponselnya berbunyi ada sebuah pesan masuk. “aku tak
datang ke sekolah, sekarang aku ada di Paris” sebuah pesan dari si cadel a.k.a
sehun . ia lalu lekas berjalan dengan gagahnya turun ke bawah untuk berangkat
ke sekolah. Rumah itu begitu sepi, hanya ada seorang pengurusnya yang sudah tua
bernama pak Kim. Orang tuanya berada di luar negeri, lebih tepatnya Amerika. Ia
sudah di tinggalkan orang tuanya dan di titipkan pada pak Kim semenjak ia duduk
di bangku sekolah dasar. Sesungguhnya sifatnya yang keras adalah karena
kurangnya kasih sayang dari orang tuanya.
***
Hyorin telah sampai di sekolah, namun ia
terlihat murung. “kau kenapa?” Tanya dasom padanya. “aku taka pa” jawbnya lesu
“jika kau punya masalah, ceritakanlah” “aku tak apa som-ahh” jawabnya dengan
senyuman, walaupun dipaksakan. “ahh arraseo” jawab dasom menyerah “ahh iya,
sepertinya kita berpisah disini,,aku ke kelas dulu ne dasom-ah, myungsoo-ah”
“ohh, ne paipai hyo” jawab myungsoo dan dasom pun tersenyum. Akhirnya, hyorin
berjalan sendiri menyusuri lorong sekolah, namun ada beberapa pasang mata yang
memandangnya dengan tatapan sinis. Ia mempercepat langkahnya sambil menunduk,
dann BRRUKKK
Ia menabrak seseorang, “akkhhh”
rintihnya. “kau tak apa?” Tanya orang itu “anni, aku tak apa..aku minta maaf “
“sini ku bantu” tawarnya “tak usah…akuu..” namja itu menarik tangan hyorin,
hyorin terkejut dan ternyata namja itu adalah Thunder. “sunbae…” “waeyo? Kenapa
kau menatapku seperti itu ?” Tanya thunder dan hyorin hanya menunduk “aku tau aku tampan, seperti
itu kan??” goda thunder, hyorin malah makin salting di buatnya. “anni..bukan
seperti itu, ahh tapi..iyaa benar kau tampan sunbaenim” jawab hyorin dan
lagi-lagi ia menunduk. “hahaha, kau lucu sekali yaa..” ucapnya mencubit pipi
hyorin, hyorin kaget dengan yang di lakukan thunder, sontak iapun mendongak.
Sedangkan thunder hanya tersenyum padanya. “ baiklah, aku ke kelas dulu kurasa
pelajaran akan segera di mulai” ucap thunder dan berlalu pergi, baru 2 langkah
ia berbalik dan mendapati hyorin masih berdiri mematung di sana. “ sampai
bertemu lagi hyorin” ucap thunder dalam hati.
****
Kringgg kringggg
Suara bel istirahat telah berbunyi, murid-murid
keluar kelas. Tujuan utamanya, tentu
saja kantin. Namun berbeda dengan yang lain, hyorin memilih pergi ke
atap sekolah, dan memakan bekal makan siang yang di siapkan oleh eommanya. Dia
duduk di bangku panjang, dan membuka bekal makan siangnya hmmm…harumm, ia pun
mulai makan bekal itu. Selang beberapa waktu datang thunder dan duduk di
sampingnya. “ukhukk..uhukkk” saking terkejutnya ia sampai tersedak “innii”
thunder memberinya minuman dan ia mminumnya. “haahh…” hyorin menghela nafas.
“apa aku seperti hantu?” Tanya thunder tiba-tiba “mwoo??” “tidak, kau tadi
tersedak karna melihatku kan? Apakah aku menakutkan seperti hantu?” tanyanya
lagi. “anni, bukan seperti itu sunbae, aku hanya terkejut karna kau datang
tiba-tiba” jelas hyorin. “ohhh begituu” jawab thunder tersenyumm. Hyorin juga
tersenyum “ kau sungguh bukan teman yang baik yaaa” ucap thunder yang membuat
hyorin bingung “huhh??” “kau tak membagi bekal makan siangmu padaku? Sungguh
keterlaluan” ucap thunder pura-pura marah. “anni sunbaee..kalau kau mau
makanlah..tapii..” hyorin menggantung ucapannya “tapi apa?” “tapi..apakah kau
bisa makan makanan sederhana seperti ini..sedangkan kau selalu hidup dalam
kemewahan” “apa kau piker aku anak manja?” hyorin terdiam “aku bisa makan
makanan seperti itu, jadi kemarikan makanan itu” jawab thunder dan langsung
merebut makanan hyorin. “kau lihat kan aku sanggup memakannya” ucap thunder
saat sudah selesai makan. “iya sunbae”
***
“heyy joon, si cadel kemana? Kenapa dia
taka da di sekolah tadi” Tanya sungyeol “dia di Paris” jawab joon singkat.”
Mwo? Kenapa dia tak bilang padaku?” ucap sungyeol kesal. “entahlah” jawab lee
joon memandang ke atap sekolah dan di dapatinya hyorin dan thunder sedang
bersendau gurau. Melihat ituu hatinya terasa memanas dan sesak, ia memegang
dadanya “kenapa rasanya sesak sekali” ucapnya lirih “mwo? Apa tadi? Kau bilang
apa?” Tanya sungyeol yang samar-samar mendengar ucapan lee joon. “apa maksudmu?
Apakah aku mengatakan sesuatu” “yaa, tadi kau bilang seperti ini.. kenapa
rasanya sesak sekali..” sungyeol menirukan gaya lee joon saat mengucapkan
kalimat itu. “benarkah” ucapnya lalu berdiri meninggalkan sungyeol . di tengah
perjalanannya/? Ke kelas ia di hadang oleh Soyou and the genk “haii joon oppa,
mau kemana??” sapa soyou padanya “bukan urusanmu” jawab lee joon dingin. “
sekarang memang bukan urusanku, tapi sebentar lagi akan menjadi urusanku” jawab
soyou dengan senyuman yang tak dapat di artikan. “ohh yaa terserah apa katamu,
aku tak peduli” jawab lee joon dan berlalu pergi. soyou di buat kesal olehnya.
“ awass kau yaa..aku tak kan tinggal diam dengan semua ini” geramnya. “let’s go
girls” lanjutnya pergi dan diikuti bora dan minji.
***
Taman, sore hari
Hyorin duduk di bangku taman, sedang mendengarkan
music dan sesekali ikut menyanyi. Tiba-tiba dia merasa ada yang duduk di
belakang punggungnya. Perlahan ia membuka matanya yang terpejam, dilihatnya
namja yang duduk di belakangnya “sepertinya aku kenal dia” pikirnya dalam hati.
Dan ketika itu, namja tadi menoleh ke arah hyorin dan bertemulah kedua mata
insan tersebut saling memandang. Hingga keduanya kagett “ Kaaauuu???” ucap
mereka serentak.
TBC
Hehe, akhirnya ini part 3 keluar jugaaa
Huufffttt capek banget rasanya, apakah
yang terjadi selanjutnya?? Tunggu kelanjutannya di MY DAY CHAPTER 4
Khamsanidaaaaaaaaaaaaa *.*
nextt
BalasHapus