Jumat, 11 September 2015

FF MY DAY CHAPTER 5

Hallo … salamat berkunjung di blog ku, kembali lagi dengan FF gaje saya MY DAY Hehehehehe
Mianhae kalo banyak TYPO, maklumlah masih amatiran hehe
Setelah baca, mohon kritik dan sarannya ya chingu … KHAMSANIDA

TITLE         : MY DAY
AUTOR       : NOPIYA KRISTIANIK
GENRE      : SCHOOL LIFE,SAD,ROMANCE
LENGHT  : CHAPTERED
MAIN CAST :
-         KIM HYO JUNG as HYORIN
-         LEE CHAN SUNG as LEE JOON
-         PARK SANG HYUN as THUNDER
OTHER CAST :
-         KIM DASOM as DASOM
-         KIM MYEONG SO as L
-         SOYOU and The Geng ( BORA & MINJI)
-         SUNGYEOL, SEHUN
SUMMARY : YOUR SMILE IS MY HAPPINES


Pre-view part 4
 “penyebab lee joon oppa kecelakaan adalah gadis itu” jawab soyou “bagaimana bisa?” Tanya minji “lee joon oppa tertabrak karena menyalamatkan gadis itu” jwabnya “apaaa???” teriak minji dan bora bersamaan “aku juga tak habis pikir, kenapa dia seperti itu” ucap soyou frustasi “heyy tenanglah..lebih baik kita sekarang ke rumah sakit” ucap bora. “yaahh..bora benarr kita harus ke rumah sakit sekarang soyou-ahh” timpal minji. Lalu mereka pergi dari café dan akan menuju rumah sakit. Tanpa mereka tahu, thunder yang sedang makan di café itu mendengar percakapan mereka tadi. “apakah kau baik-baik saja hyo..?” tanyanya dalam hati
Chapter 5
#hospital (hyorin’s room rest)
“hyo..kau terlihat pucat sekali, istirahat saja ne” ucap dasom khawatir saat hyorin memaksa untuk melihat joon. “aku tak apa som-ahh” “tapi keadaanmu sangat lemah, lebih baik kau tetap disini” ucap dasom lagi. “tapi aku harus tahu kondisinya..” “aku tahu kau khawatir, tapi kau juga harus memperhatikan kesehatanmu hyo..aku akan memberitahumu soal perkembangan lee joon sunbae” ucap dasom memegang tangan hyorin. “baiklahh..” akhirnya hyorin menyerah. L pun tersenyum akan apa yang dilihatnya, sebuah persahabatan yang hangat.
(ICU)
“syukurlah ia bisa melewati masa kritisnya, kita tunggu saja kesadarannya. Saya permisi” ucap sang dokter “ne, ghamsanida” jawab sungyeol. “joon, cepatlah thadar dan thembuh..aku merindukanmu..” ucap sehun pada joon yang masih belum sadarkan diri. Tiba- tiba datang soyou dan genk nya. “kenapa kalian ada disini??” Tanya sungyeol. “joon oppa…ireonna.. kenapa kau jadi seperti ini..hikss ??” ucap soyou nangis Bombay tak memperdulikan pertanyaan sungyeol. “bukankah tadi ku beri tahu?” jawab sehun datar. “ jadi, kau yang memberitahu mereka??” Tanya sungyeol “upsss.. ehh itu..anuu..” jawab sehun gugup “aishh..kau ini..” ucap sungyeol frustasi “memang kenapa kalo si cadel ngasih tahu ke kita??” Tanya minji. “karna kalian hanya akan buat masalah!!” jwab sungyeol kesal “apa kau bilang? Masalah? Kau sungguh memuakkan yeol!!” balas soyou “heyy cukupp!! Ini rumah sakit, jangan bertengkar! Kalau lee joon oppa terganggu bagaimana??” ucap bora yang tumben/? jadi pinter “iya..bener kata bora” timpal sehun.mereka hanya berpandangan dengan tajam.
#night at hospital (hyorin)
Aku kembali lagi ke rumah sakit malam ini, aku mengkhawatirkan orang itu. Biarpun dulu dia selalu memarahiku dan menghukumku, tapi dia yang telah menyelamatkan ku. Aku berhutang padanya, aku buka pintu ruang rawatnya, teman-temannya sudah pulang. Aku mendekat kearahnya, “apa kabar?” aigoo..pertanyaan apa itu aihh hyorin bodoh. Untung saja dia belum siuman, jadi tak terlihat bodohmu itu. “eumm..maaf yaa aku membuatmu jadi seperti ini ..harusnya sunbae tak usah menolongku. Maafkan aku” ucapku lirih dan berhenti sejenak “tapi, jika dipikir-pikir ini bisa jadi kau membayar hutangmu padaku.. kau kan sering menghukum dan memarahiku” lanjutku sambil mengerucutkan bibir. “tapi aku juga merasa bersalah jika kau sampai seperti ini.. maka dari itu, cepatlah sembuh sunbae..” ucapku meneteskan air mata.
#lee joon
Aku mendengar suara langkah kaki mendekati ranjang rawatku, aku mengintip sedikit melihat siapa yang datang. Ternyata gadis itu, hmm aku memang sudah sadar sejam yang lalu, tapi aku berpura-pura belum sadar. “apa kabar?” mwo? Apa gadis ini gila? Aku ditanya seperti itu, jelas-jelas aku seperti ini karenanya. Aishh..menyebalakan, “eumm..maaf ya aku membuatmu jadi seperti ini.. harusnya sunbae tak usah menolongku. Maafkan aku” aishh,..apa maksudnya “tapi, jika dipikir-pikir ini bisa jadi kau membayar hutangmu padaku..” hutanggg???? Apa aku punya hutang padamu..aishh anak ini “kau kan sering menghukum dan memarahiku” benar, aku memang memperlakukannya sepaerti itu, tapi itu kan hanya hal sepele. “tapi aku juga merasa bersalah jika kau sampai seperti ini. Maka dari itu, cepatlah sembuh sunbae” ucapnya lagi. Ehh..tunggu suara apa ini? Apa dia menangis? Aku mengintip sedikit dan benar saja dia sedang menangis..aku jadi tak tega melihatnya.
#seoul high school
Hyorin berjalan menuju kelasnya yang berada di lantai 2, namun saat melewati lorong-lorong sekolah ia mendapat tatapan-tatapan tajam dari orang-orang yang berlalu lalang. “hey..kau!!” ucap seseorang yang di sampingnya ada beberapa siswi lain, hyorin menoleh “aku?” tanyanya menunjuk dirinya sendiri “iya kau!! Gadis pembawa sial!” ucapnya penuh penekanan “apa maksudmu?” Tanya hyorin “dia bertanya apa maksudku guys? Bukamkah itu sangat lucu?” jwabnya “jelaskan sayang” lanjutnya menyuruh teman di sampingnya “kau itu pembawa sial! Karna kau angel kami berada di rumah sakit” ucap gadis itu. “maksudmu lee joon sunbae?” Tanya hyorin “akhirnya kau mengerti juga, jika kau tak ingin berakhir hancur, maka jauhilah lee joon oppa” jawab yang lain lagi. “heyy..ada apa ini? Kalian tak dengar bel telah berbunyi” ucap guru bk yang sedang berkeliling, semuanya berlari kecuali hyorin. “kenapa kamu tidak pergi ke kelas?” ucapnya lagi “ne” jawab hyorin dan pergi. Dan tak mereka semua sadari thunder melihat semua kejadian itu.
#hospital (lee joon)
Aishh..lama-lama disini aku merasa bosan juga. Ceklekk !! pintu kamar rawat ini terbuka “tuan muda sudah sadar” ternyata pak kim. “iya..” jwabku singkat. “kalau begitu, makanlah sarapan anda” “anni, masakan rumah sakit tak enak” ucapku mengelak “saya tahu, makanya saya membawakan makanan yang anda suka dan tentu di perbolehkan untuk anda konsumsi” jawabnya “hmm..iya nanti ku makan” jawabku “tuan besar dan nyonya tak bisa kembali ke korea, mereka bilang ada urusan mendesak “ ucapnya “aku tak peduli” jawabku ketus “tapi nyonya bilang, semoga anda cepat sembuh” aku hanya diam “ baiklah, saya permisi tuan muda, ada pekerjaan rumah yang harus saya kerjakan” ucapnya lalu pergi. Orang tua? Apa itu? Orang yang menelantarkan anaknya? Sungguh menyedihkan.
#atap sekolah
Hyorin termenung dalam kesendiriannya, kenapa sunbae” itu mengganggunya. Tap tap tap, derap langkah kaki mendekat kearahnya “ini” ucap thunder memberikan minuman pada hyorin “gomawo” jawabnya menerima minuman itu. “kenapa melamun?” “aku tak apa” jawab hyorin berbohong “bodoh” “apa?” hyorin tersentak di katai bodoh “kau bodoh” ucap thunder. “maksud sunbae?” “kau si bodoh yang tak pandai berbohong” jawabnya, hyorin diam “semua terlihat jelas dimatamu” lanjut thunder “hiks..apa aku benar-benar..” hyorin tak melanjutkan kata-katanya “tidak, tidak seperti itu..” jawab thunder “lalu..apa?..hiksss..” thunder memeluknya erat, ia tak tahu harus berbuat apa. Sungguh hatinya sakit melihat gadis yang ia suka tengah menangis.
#hospital (lee joon’s room rest)
“haii..joon, kau sudah sdar rupanya” sapa sungyeol yang datang dengan sehun. “hmm” dia hanya bergumam “kau ini bisa-bisanya mencelakakan dirimu seperti ini hanya karna theorang gadis? thungguh bukan lee joon yang ku kenal” ucap si cadel. “kenapa?” Tanya joon cuek “haishh..anak ini” ucap sehun geram. “sudahlah hun, jangan seperti itu” ucap sungyeol menengahi. Ceklekk !! pintu kamar terbuka, dan terlihat hyorin berdiri di ambang pintu. “mau apa kau kesini?” ucap sehun ketus “aku..aku..aku hanya ingin melihatnya saja” jawab hyorin gugup “masuklah..” ucap sungyeol dan hyorin melangkah masuk “annyeong sunbae-nim apakah keadaanmu sudah membaik?” Tanya hyorin ramah “ ya.. seperti yang kau lihat” jwab joon datar “ohh, begitu..” ucapnya gugup “aku akan kembali besok, kau cepatlah sembuh. Ayo pulang” ucap sungyeol menarik tangan sehun.dan mereka menghilang di balik pintu. Hening….
“apa perlu ku ambilkan sesuatu untuk sunbae?” tawar hyorin memecah keheningan. “anni” jawab joon singkat “hmm..baiklah” hyorin sudah tak tahu harus melakukan apa. “sunbae..” panggilnya “apa?” ucapnya ketus lagi “terima kasih..” ucap hyorin “untuk?” “karna kau telah menyelamatkanku aku berhutang padamu …dan..maaf membuatmu jadi seperti ini” ucap hyorin lirih “hmm” namun lee joon hanya berdehem “apa yang harus aku lakukan untuk membalas perbuatanmu padaku?” Tanya hyorin “memang apa yang bisa kau lakukan untukku?” Tanya joon meremehkan “apapun selama aku bisa melakukannya, akan aku lakukan untuk menebus kesalahanku?” “eummm..apapun? kau yakin?” Tanya joon mendekatkan wajahnya ke wajah hyorin yang membuat hyorin sedikit ngeri “ii..iyaa..” jawab hyorin tergagap “ada..kau bisa melakukan sesuatu untukku” ucap lee joon makin mendekatkan wajahnya ke wajah hyorin “a..aa..apa itu??” Tanya hyorin mulai ketakutan “kau..harus..” lee joon menggantungkan kalimatnya, hyorin meneguk salivanya “jadi………………………………………….pembantuku selama sebulan!” ucap lee joon yang membuat hyorin terbelalak kaget


TBC !!!
Huwahhh akhirnya ini chapter selesai juga.. ok chingu bagaimanakah kisah selanjutnya?? Nantikan MY DAY part 6 segera!

Di blog saya hahahahahaha khamsanidaaaaaaaaaa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar