Sabtu, 19 September 2015

FF MY DAY CHAPTER 8

Hallo … salamat berkunjung di blog ku, kembali lagi dengan FF gaje saya MY DAY Hehehehehe
Mianhae kalo banyak TYPO, maklumlah masih amatiran hehe
Setelah baca, mohon kritik dan sarannya ya chingu … KHAMSANIDA

TITLE         : MY DAY
AUTOR       : NOPIYA KRISTIANIK
GENRE      : SCHOOL LIFE,SAD,ROMANCE
LENGHT  : CHAPTERED
MAIN CAST :
-         KIM HYO JUNG as HYORIN
-         LEE CHAN SUNG as LEE JOON
-         PARK SANG HYUN as THUNDER
OTHER CAST :
-         KIM DASOM as DASOM
-         KIM MYEONG SO as L
-         SOYU and The Geng ( BORA & MINJI)
-         SUNGYEOL, SEHUN
SUMMARY : YOUR SMILE IS MY HAPPINES



 “hati-hati di jalan oppa” ucap hyorin dan berbalik, tapi… “hyo..” panggil thunder “wae oppa?” Tanya hyorin … chupp
Thunder mencium pipi hyorin,ciuman lembut itu membuat hyorin diam membeku di tempatnya berdiri. Degg … perasaan apa ini? Kenapa sakit sekali? Aku memegangi dadaku yang terasa sakit. “selamat malam” ucap thunder menjauhkan wajahnya dari wajah hyorin, hyorin hanya diam “cepat masuk, ini sudah malam” ucap thunder membuat hyorin tersadar dari lamunannya. “ne” jawab hyorin berlari membuka pagar dan berlari ke dalam rumah. Dan akhirnya thunder pergi, ada apa denganmu joon. Apa benar kau menyukai gadis itu? Tanya ku pada diriku sendiri…

My day part 8

(lee joon)
“ANDWEEE!!!” aku terbangun dari mimpi ku, badanku basah oleh keringat. Rasa sesak itu datang lagi, disini..aku memegang dadaku yang terasa sakit. Sebenarnya ada  apa denganku?? Gadis itu membuatku gila..


#seoul high school
“iya aku sudah dengar juga..” ucap seorang yeoja yang tengah berkumpul dengan teman-temannya di lorong sekolah “kukira dia gadis yang polos, tapi ternyata..” ucap yang lainnya “heii..heeii dia datang” ucap gadis lain. Hyorin merasa di tatap dengan aneh oleh para yeoja tersebut, dia melangkahkan kakinya cepat “penggoda..” langkahnya terhenti saat ia mendengar kalimat itu. hyorin menghampiri kerumunan yeoja itu “maaf, apa maksudmu berkata sepaerti tadi saat aku lewat?” Tanya hyorin pada orang yang mencibirnya “ohh..jadi kau merasa itu kau, heyy girls dia mengakuinya” ucap yeoja itu “mengakui? Apa? Aku tak mengerti apa yang kau bicarakan” jawab hyorin “heii..sekarang kau berpura-pura polos..cihh menjijikan” ucap yeoja itu meremehkan. Hyorin menarik nafasnya dalam dan saat ia akan berkata seseorang menarik tanggannya. Ia menoleh dan ternyata itu “joon” ucapnya refleks “aku ada perlu denganmu” jawab joon datar dan membawa hyorin pergi yang membuat yeoja-yeoja tadi tertegun dengan aksi joon.


#taman belakang sekolah
“ishh..lepaskann” ucap hyorin yang tangannya masih di genggam joon, joon melepasnya “ada apa kau membawaku kemari?” Tanya hyorin, namun yang di Tanya malah diam “hey..jawab pertanyaanku!” ucap hyorin. joon menghela napas kasar, “kau tahu kenapa yeoja-yeoja tadi mengataimu?” ucap joon yang berakhir dengan pertanyaan, hyorin diam. “karna mereka tahu kau dekat dengan thunder” ucap joon, hyorin Nampak terkejut dengan ucapan joon. “apa kau pacaran dengannya?” Tanya joon “a-anni” jawab hyorin gugup “oh” joon hanya menjawabnya dengan dua huruf. “sudahkah?” ucap hyorin tiba-tiba “apa?” Tanya joon “bicaranya?” jawab hyorin “apa aku boleh pergi?” Tanya hyorin. joon diam, dan ia berfikir “kau diam, maka kuanggap  selesai” ucap hyorin hendak pergi, joon menghentikannya. “heii..aku belum menyuruhmu pergi babbo” tukas joon “aishh kau bilang aku apa barusan? Coba ulangi sekali lagi?” seru hyorin “kau yeoja babbo, babbo!!” lee joon malah menggodanya, hyorin sangat geram padanya dan pletakk!! “awhhh…appoyooo” ringis joon memegang kepalanya yang di jitak oleh hyorin. “rasakan itu” ucap hyorin dan berlalu pergi. Lee joon memandang kepergian hyorin, tak lama kemudian sudut bibirnya tertarik ke atas membentuk sebuah………..senyuman J


#breaktime
“kau mau aku pesankan apa chagi?” Tanya L pada sang kekasih “aku sama denganmu saja my baby myungie” jawab dasom dengan senyum manisnya “ne chagi..wait ne” ucap L lalu pergi meninggalkan dasom ke tempat antrian. Tiba-tiba seseorang datang menghampirinya, “apa kau melihat hyorin?” tanyanya “oh, sunbae…anni aku tak melihatnya” jawab dasom kepada namja yang ber-tagname park sang hyun itu. “oh, arraseo” jwab thunder dan pergi. “tadi siapa?” Tanya L yang datang dengan membawa makanan yang ia pesan “oh, itu thunder oppa..” jawab dasom “ untuk apa dia kemari?” Tanya L lagi yang kelihatannya makin kepo  “mencari hyorin” jawab dasom sambil mengunyah makanannya, namun L masih saja bertanya “untuk apa dia mencari hyorin?” tanyanya lagi “mana aku tahu..dan kau, berhenti bertanya padaku” jawab dasom ketus “aishh” kesal L


#pulang sekolah
“hyo..” panggil thunder pada hyorin yang hendak melangkah keluar area sekolah, hyorin menoleh “n-ne oppa” jawabnya tergagap “kenapa aku tak melihatmu seharian tadi?” Tanya thunder “oh..itu..aku..” hyorin bingung akan menjawab apa, karena tak munculnya dia adalah untuk menghindari thunder. “ahh..sudahlah taka pa, kajja pulang” ajak thunder menggenggam tangan hyorin “eh?” hyorin malah salting, saat thunder akan melangkahkan kakinya ada yang menghambatnya. Ia berbalik dan mendapati joon menggenggam jemari hyorin, sedangkan yang di tengah hanya bingung. “ jika kau ingin pulang, pulang saja sana..aku ada urusan dengannya” ucap joon “urusan apa?” Tanya thunder “yang jelas kau tak perlu tahu tentang itu” jawab joon ketus dan membawa hyorin pergi. Hyorin hanya diam dibawa oleh joon, dan dari kejauhan ada beberapa pasang mata yang memperhatikan kejadian tadi, mereka yang tak lain adalah soyu dan gengnya. Soyu terlihat sangat marah saat ini.


#joon’s home
(hyorin)
Aku tak tau mengapa saat ia menarikku pergi dari sana aku tak berontak sama sekali, justru aku merasa saat ini..senang??? aigooo apa yang kau pikirkan sih hyoo..aishh..aku memukul kepalaku sendiri “kau sedang apa?” tanyanya membuyarkan lamunanku “aa,..anni” ucapku gugup “aku lapar”ucapnya tiba-tiba dan aku mengerutkan keningku tak mengerti “buatkan aku makanan” ucapnya lagi yang memerintahku seenaknya saja, aku hanya diam. “heii..kau sudah tuli ya, apa kau tak dengar ap ayang aku akatakan?” tanyanya yang intonasinya sedikit menaik. “aishh..kau selalu menyuruh orang seenaknya saja” jawabku dan berlalu ke dapur dan aku mendengarnya mengoceh tak jelas. Aku membuka kulkasnya, hmm cukup banyak persediannya. Setelah memilih beberapa bahan makanan, akupun mulai memasak.


(lee joon)
Yeoja ini ternyata bisa masak juga ya, kupikir bisanya hanya mengomel. Tapi, lihatlah…bukankah ia terlihat cantik saat memasak? Mwo?? Apa yang kau pikirkan joonnnn!! Haishh lupan joon lupakan. Ia telah selesai memasak dan menghampiriku, “makanlah” ucapnya sedikit..lembut. aku mencoba masakannya dan eumm…”mashitta” ucapku dan ia tersenyum. Degg…ada apa dengan jantung ini, kenapa dia berdetak sangat cepat hanya karna melihat senyumnya. “heii..kenapa malah melamun?” kau bilang kau laparkan?” tanyanya “ohh..ne” aku memakan lagi makananku. “eumm..bolehkah aku pinjam kamar mandimu? Badanku rasanya lengket semua.” Pintanya, aku hanya mengangguk. Dia mulai menaikki tangga, dan menghilang di balik pintu kamarku.


#kafe
“akhir-akhir ini joon jarang sekali berkumpul dengan kita yeol-ah” ucap sehun, dan yang diajak bicara hanya berdehemm “huuhh…apa dia telah lupa pada kita?” ucap sehun lagi” “hmmm” lagi-lagi sungyeol hanya bergumam dan membuat sehun sebal padanya. “kau tak asik yeol-ah” sehun mempoutkan bibirnya, namun sungyeol tak merespon ucapan sehun. Pikirannya melayang ke arah lain.
#flashback (taman)
“untuk apa lagi kau mengajakku kemari?” Tanya sungyeol pada bora “aku hanya ingin tahu, apa perasaanmu padaku..” jawab bora “perasaan? Perasaan seperti apa?” Tanya sungyeol “apakah kau juga menyukaiku?” Tanya bora “tidak” jawab sungyeol singkat. Dasom terdiam menahan sakit mendengar ucapan sungyeol. “aku pergi” ucap sungyeol dingin, “tunggu..” ucap bora dan itu membuat sungyeol berhenti, namun tak berbalik. Greepp !! bora memeluk sungyeol erat dari belakang, ia mencoba melepaskannya namun bora semakin erat memeluknya “sebentar..biarkan aku memelukmu sebentar saja hiks..” bora memeluk tubuh sungyeol sambil menangis terisak. Hingga akhirnya ia melepaskannya, “aku berjanji akan melupakanmu dan aku tak akan pernah lagi mengganggumu..” ucapnya berlalu pergi meninggalkan sungyeol yang membatu “mianhae..” ucap sungyeol lirih memandang bora yang telah pergi dari taman.
#end flashback

#lee joon’s bedroom
“yak!! Aku menang” ucap yeoja itu, yang tak lain adalah hyorin sambil menari-nari seperti anak kecil. “kau hanya beruntung” jawab joon ketus karna dirinya kalah main PS. “kau saja yang tak bejus..huu” hyorin masih meledek joon “apa kau bilang? Aku tak bejus?” Tanya joon sedikit kesal “memang kau tak bejus wleeekk” hyorin menjulurkan lidahnya kepada joon “awas kau ya,, heyy kemari kau” hyorin berlari-lari dan joon mengejarnya. Hanya ada wajah ceria mereka saat ini, dan srett !!
Lee joon menarik tangan hyorin, karana kurang keseimbangan hyorin jatuh dan menimpa lee joon. Cupp~  




TBC !!!
Huwahhh akhirnya ini chapter selesai juga.. ok chingu bagaimanakah kisah selanjutnya?? Nantikan MY DAY part 9 segera!

Di blog saya hahahahahaha khamsanidaaaaaaaaaa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar