Senin, 07 September 2015

FF MY DAY CHAPTER 4

Hallo … salamat berkunjung di blog ku, kembali lagi dengan FF gaje saya MY DAY Hehehehehe
Mianhae kalo banyak TYPO, maklumlah masih amatiran hehe
Setelah baca, mohon kritik dan sarannya ya chingu … KHAMSANIDA

TITLE         : MY DAY
AUTOR       : NOPIYA KRISTIANIK
GENRE      : SCHOOL LIFE,SAD,ROMANCE
LENGHT  : CHAPTERED
MAIN CAST :
-         KIM HYO JUNG as HYORIN
-         LEE CHAN SUNG as LEE JOON
-         PARK SANG HYUN as THUNDER
OTHER CAST :
-         KIM DASOM as DASOM
-         KIM MYEONG SO as L
-         SOYOU and The Geng ( BORA & MINJI)
-         SUNGYEOL, SEHUN
SUMMARY : YOUR SMILE IS MY HAPPINES


Pre-view part 3

Taman, sore hari
Hyorin duduk di bangku taman, sedang mendengarkan music dan sesekali ikut menyanyi. Tiba-tiba dia merasa ada yang duduk di belakang punggungnya. Perlahan ia membuka matanya yang terpejam, dilihatnya namja yang duduk di belakangnya “sepertinya aku kenal dia” pikirnya dalam hati. Dan ketika itu, namja tadi menoleh ke arah hyorin dan bertemulah kedua mata insan tersebut saling memandang. Hingga keduanya kagett “ Kaaauuu???” ucap mereka serentak.
***
My day part 4
(Thunder)
Entah kenapa sejak ada gadis itu hidupku menjadi lebih berwarna setiap harinya. Senyumnya itu, membuatku merasakan kenyamanan saat di dekatnya. Perasaan apakah ini? Apa aku menyukai gadis itu. Tapi, aku baru seminggu kenal dengannya, apa iya aku sudah menyukainya. Ahhh jadi seperti ini kah cinta. Memang sangat indah, dan menyenangkan.
#Taman
“mau apa kau kesini? Kau mengikutiku yaah?” Tanya joon pada hyorin. “mwoo?? Mengikutimu? Yang benar saja..memang kau siapa .. kenapa aku harus mengikutimu?” “ahhh sudahlah..aku tau.. aku memang tampan, jadi wajar saja jikalau kau ini fans berat ku “ ucap joon membanggakan diri, sedangkan hyorin hanya membulatkan matanya tak percaya jika di dunia ini ada makhluk yang sangat-sangat PD tersebut. “kemarilah..mumpung aku berbaik hati, aku akan berfoto denganmu. Jarang sekali ada yeoja yang dapat berfoto denganku” ucapnya lagi yang membuat hyorin naik pitam. “heyy dengar yaa tuan, pertama .. aku tidak mengikutimu. Kedua, aku bukan fans berat mu. Dan ketiga, siapa bilang aku mau berfoto denganmu” “apa? Apa kau bilang?” ucap joon tak percaya. “kau tuli? Sungguh aku benar-benar sial bertemu denganmu” ucap hyorin dan berlalu pergi. “haishh bisa-bisanya gadis itu menolak tawaranku…ini sungguh keterlaluan” lee joon mengikuti hyorin dari belakang.
#cafe
“kenapa kau tak makan?” Tanya L pada kekasihnya itu. “entahlah..aku tak berselera makan saat ini” ucap dasom yang hanya mengaduk-aduk makanannya. “apa ada masalah chagi?” “aku tak mengerti jalan pikir mereka, mereka selalu membuatku ingin pergi yang jauh dan tak ingin melihatnya” jawab dasom dengan mata berkaca-kaca. “orang tuamu bertengkar lagi ne?” ucap L memeluk dasom “mereka tak pernah mengerti perasaanku..mereka sangat jahat padaku…hiks..hiks” jawab dasom yang semakin terisak “”uljima ne chagi..aku akan ada di sampingmu, aku akan selalu menemanimu.. jadi, jangan menangis lagi. Oke ? “ ucap L seraya mencium puncak kepala dasom.
#street
(hyorin)
Aishh kenapa orang ini malah mengikutiku sihh.. apa lagi maunya, apa dia tak sadar jika dia itu pembawa sial untukku. Ahhh.. lebih baik ku percepat saja langkahku. Aku menyebrang jalan raya saat rambu-rambu lalu lintas masih merah, namun saat berada di tengah jalan rambunya telah berganti pertanda akan banyak kendaraan yang lalu lalang. Tapi, ada apa denganku… kenapa kakiku serasa sulit sekali untuk melangkah. Terdengar suara klakson sebuah truk dari arah selatan yang sangat nyaring. .truk itu semakin dekat..dekat..dan dekat dan Braakkkk!!! Tubuhku melemas namun, masih terdengar sayup-sayup riuh orang-orang hingga semua menjadi gelap
(lee joon)
Aku mengikuti gadis itu, entah kenapa aku merasa harus mengikutinya. Kulihat dia menyebrang jalan raya, tapi saat dia di tengah jalan lampu itu berubah hijau. Heyy.. kenapa dengan gadis itu, kenapa dia malah mematung di tengah jalan seperti itu. Apa dia itu bodoh, itu sangat berbahaya untuknya. Kulihat dari arah selatan ada sebuah truk yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi. Tapi, kenapa dia malah diam saja, apa dia ingin mati?? . truk itu semakin dekat dan dekat, aku berlari ke tengah jalan lalu mendorongnya ke pinggir dan.. Brrakkkk !!! aku yang tertabrak oleh truk itu, pandanganku mengabur…dan semuanya…gelap.
#Three angel’s room
“hun, apa kau melihat joon?” Tanya sungyeol pada sehun “anni, aku kan baru pulang tadi thiang dari Paris. Mana aku tahu dia ada dimana” jawab sehun “tapi… kenapa perasaanku tak enak yaa..apakah terjadi sesuatu padanya.” “mwoo??? thekarang kau berperan thebagai eommanya joon ne?” ucap sehun enteng. “oh sehun!! Aku sedang tidak ingin bercanda sekarang” jawab sungyeol yang wajahnya menjadi menyeramkan di mata sehun. “aishhh.. iya iya aku tauu” jawab sehun menunduk.
(Hyorin)
Aku membuka mata, dan melihat sekelilingku. Tapi, apa ini kenapa aku berada di seberang jalan. Lalu, siapa yang tertabrak? Kenapa tak ada luka di tubuhku. Apakah aku sudah mati dan menjadi arwah ? tapi tunggu, orang itu mendekat padaku “anda sudah bangun noona, syukurlah” ucap orang itu, dan berarti aku masih hidup karna orang itu bisa melihatku. “apa yang terjadi?” tanyaku padanya “tadi noona hampir tertabrak truk, tapi ada seorang yang menyelamatkan noona, dan dialah yang tertabrak” ucapnya. Aku bangkit dan melihat siapa yang ada di kerumunan orang-orang disana. Mataku terbelalak mendapati seorang yang tadi mengikutiku kini terkapar tak sadarkan diri. Air mataku jatuh, aku menutup mulutku tak percaya. Ambulance datang menghampiri kerumunan orang-orang ini, untuk membawa namja yang ku tahu namanya lee joon itu. Yaa, dia telah menyelamatkan nyawaku. “tuann, aku ingin ikut menemaninya..dia orang yang telah menyelamatkanku” ucapku pada petugas kesehatan itu “ohh.. baiklah, anda juga harus dapat perwatan bukan?”. “ne, ghamsanida” akupun ikut masuk bersama kedalam ambulance tersebut.


#hospital
Lee joon tengah kritis di dalam UGD, ia harus memperjuangkan hidupnya. Sedangkan hyorin tengah gelisah menunggunya di depan pintu. “hyorin-ah kau tak apa kan?” Tanya dasom pada hyorin. hyorin telah menghubungi dasom tadi dan memintanya datang. Hyorin diam dan menangis..”sudahlah..tak apa dia akan baik-baik saja” hibur dasom pada hyorin. “aku akan menghubungi sungyeol sunbae” ucap L dan berlalu pergi untuk menelpon sungyeol. “halo..sunbae.. ini aku, sungyeol” “aku ingin memberitahu bahwa Lee joon sunbae mengalami kecelakaan” “dia dirawat di rumah sakit dekat daerah gangnam” “ohh..ne sunbae cheonma” L mengakhiri percakapannya dengan Sungyeol dan kembali menemui dasom dan hyorin. “kau sudah menelponnya?” Tanya dasom “ne..mereka akan segera kemari” jawab L “baiklahh” . pintu UGD terbuka dan keluarlah dokter “apa disini ada keluarganya?” Tanya sang dokter “keluarganya belum datang dokter, kami temannya” jawab L “begini, dia kehilangan banyak darah dan dia butuh donor” jelas sang dokter mereka semua terdiam. Tibalah sungyeol dan sehun “apa yang terjadi? Kenapa joon bisa seperti ini? “ Tanya sungyeol panik. “ini salahku, dia seperti ini karnaku” jawab hyorin “apa maksudmu?” kini sehun yang bicara “dia mengalami kecelakaan karena menyelamatkanku, seharusnya aku yang berada di dalam sana” jawab hyorin lalu menangis lagi “hyo..sudahlah, kau tak usah menyalahkan dirimu terus seperti itu” ucap dasom .sungyeol menghela nafas.” Lalu bagaimana keadaanya dokter?” “keadaanya kritis dan ia butuh donor darah secepatnya, dimana keluarganya?” “tapi, keluarganya ada di Amerika” jawab sehun. “benarkah? Jika seperti ini, kondisinya akan semakin buruk” jawab sang dokter “lalu harus bagaimana yeol??” ucap sehun “apakah disini ada yang memiliki golongan darah A ?” Tanya sang dokter “aku..golongan darahku A, anda bisa mengambil darah saya dokter” ucap hyorin. “baiklah, tapi noona harus di periksa dulu, mari ikut saya” jawab dokter “ yaa dokter”
“aku akan mengabari orang tua joon” ucap sungyeol dan berlalu pergi. “ohh ya, apakah kau sudah menelpon umma hyorin?” Tanya L pada dasom “anni, hyorin bilang aku tak usah menelpon kim ajhumma, dia tak ingin kim ajhumma khawatir. Beliau kan sedang berada di rumah nenek hyorin di jepang” jelas dasom “ohh baiklah” jawab L . drrtt.. drrtt.. ponsel sehun berbunyi, “untuk apa si ratu gossip menelponku.” Ucapnya  “apa?” “aku ada di rumah sakit, lee joon kecelakaan” “aishh terserah kau” pip ia mematikan telponnya.
#cafe
“aku akan segera kesana” ucap soyou . “ada soyou-ah?” Tanya bora “iya, sepertinya kau panic sekali” timpal minji “lee joon oppa kecelakaan” jawab soyou “apaa? Dari man kau tahu itu??” Tanya minji “dari si cedal” jawab soyou “lalu kenapa sekarang ekspresimu seperti itu?” Tanya bora. “kau seperti kesal sekali” tambah minji “yang membuatku kesal adalah si gadis centil itu” “gadis centil? Siapa ?” Tanya minji “hoobae yang waktu itu di huku di tengah lapangan” jawab soyou “maksudmu gadis bernama hyorin itu?” Tanya bora “lalu, apa hubungannya dengan lee joon yang kecelakaan?” tambahnya. “penyebab lee joon oppa kecelakaan adalah gadis itu” jawab soyou “bagaimana bisa?” Tanya minji “lee joon oppa tertabrak karena menyalamatkan gadis itu” jwabnya “apaaa???” teriak minji dan bora bersamaan “aku juga tak habis pikir, kenapa dia seperti itu” ucap soyou frustasi “heyy tenanglah..lebih baik kita sekarang ke rumah sakit” ucap bora. “yaahh..bora benarr kita harus ke rumah sakit sekarang soyou-ahh” timpal minji. Lalu mereka pergi dari café dan akan menuju rumah sakit. Tanpa mereka tahu, thunder yang sedang makan di café itu mendengar percakapan mereka tadi. “apakah kau baik-baik saja hyo..?” tanyanya dalam hati
TBC !!!
Huwahhh akhirnya ini chapter selesai juga.. ok chingu bagaimanakah kisah selanjutnya?? Nantikan MY DAY part5 segera!

Di blog saya hahahahahaha khamsanidaaaaaaaaaa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar