Minggu, 13 September 2015

FF MY DAY CHAPTER 7

Hallo … salamat berkunjung di blog ku, kembali lagi dengan FF gaje saya MY DAY Hehehehehe
Mianhae kalo banyak TYPO, maklumlah masih amatiran hehe
Setelah baca, mohon kritik dan sarannya ya chingu … KHAMSANIDA

TITLE         : MY DAY
AUTOR       : NOPIYA KRISTIANIK
GENRE      : SCHOOL LIFE,SAD,ROMANCE
LENGHT  : CHAPTERED
MAIN CAST :
-         KIM HYO JUNG as HYORIN
-         LEE CHAN SUNG as LEE JOON
-         PARK SANG HYUN as THUNDER
OTHER CAST :
-         KIM DASOM as DASOM
-         KIM MYEONG SO as L
-         SOYU and The Geng ( BORA & MINJI)
-         SUNGYEOL, SEHUN
SUMMARY : YOUR SMILE IS MY HAPPINES


 Pre-view part 6
#seoul high school
 “hyoo” seseorang memanggilnya, dan dia,….”thunder oppa..” “bagaimana tidurmu? Apakah nyenyak?” Tanya thunder “hmm..yaa begitulahh” jawab hyorin kikuk “ayoo..masuk” ucap thunder menarik tangan hyorin, “huhh..” hyorin hanya menurut “chagi..menurutmu itu apa?” Tanya dasom pada L “aku pikir mereka serasi” jawab L “benarkah?” Tanya dasom lagi “huhh” jawab L lalu mereka pergi. Tanpa disadari, lee joon memperhatikan kejadian tadi. Ada yang aneh pada dirinya, perasaan kesal dan…cemburu????

MY DAY chapter 7

#canteen
“hmm..hyo?” panggil dasom “apa?” Tanya hyorin “namja tadi pagi itu…” “ohh..maksudmu thunder oppa?” tebak hyorin “ne, dia..siapamu?” Tanya dasom “siapa apa sih? Dia hanya seorang sunbae-ku” jawab hyorin “benarkah?” tanyanya lagi “hmm” namun hyorin hanya bergumam saja “ohh” sedangkan L hanya menjadi penonton saja tanpa mengucapkan apa-apa. Tiba-tiba datang lee joon dkk “kau ikut aku” ucap joon tiba-tiba menarik tangan hyorin “aishh..lepaskan aku” ucap hyorin meronta, semua orang di kantin memperhatikan mereka, namun lee joon tak mendengarkannya malah makin mempererat cengkramannya. “hey..mau kau kemanakan sahabatku?” ucap dasom “bukan urusanmu!” jawab joon ketus. Namun, L hanya diam belum bisa mencerna semua itu. “chagi..kenapa kau membiarkan dia membawa hyorin?” ucapan pertanyaan dasom pada L “memangnya aku harus apa?” Tanya L polos/? Dasom hanya bisa membulatkan matanya menanggapi pacarnya yang kadang-kadang lemot itu.  Sungyeol dan sehun malah bingung “yeol-ah bukankah dia bilang ingin makan?” Tanya sehun “ne, kenapa?” Tanya sungyeol balik “tapi kenapa di apergi dengan wanita itu?” Tanya sehun lagi “mana ku tahu” jawab sungyeol “apa dia akan makan wanita itu?” Tanya sehun yang kelwat polos/? “benarkah?” “mungkin saja” jawab sehun sendiri.


#lorong sekolah
Soyu dan geng.nya tengah berjalan menuju kantin, namun ia berhenti ketika ada beberapa siswi yang sedang bergosip “iya, tadi aku melihatnya membawa gadis itu” ucap seorang yeoja “oh, maksudmu si adik kelas yang pernah bernyanyi di lapangan itu ya?” Tanya yang lain “iya, dan yang ku dengar dia juga yang menyebabkan lee joon kecelakaan” jawab yeoja tadi. “tapi, kenapa dia tadi menyeretnya pergi?” Tanya yang lain “mana ku tahu” jawab yeoja satunya. “tapi anehnya, kenapa lee joon menggenggam tangannya begitu erat..ahh sungguh, aku cemburu” ucap yeoja yang berambut hitam panjang. “apakah gadis itu pacarnya?” Tanya yang lain, “tentu saja tidak, karna joon oppa hanya milikku” tiba-tiba soyu menyela “oh ya, gadis ini sungguh ke-PDan” ucap yeoja yang ber-tag name so eun dan yang lainnya memandang soyu sisnis “ seharusnya aku yang berkata itu kepadamu” ucap soyu yang tak mau kalah “ohh..benarkah? lalu, siapa ya yang sering di cuekkan sampai-sampai tak bisa mengendalikan dirinya..sungguh menyedihkan” jawab so eun “mwo?? Kau berani melawanku?” tantang soyu “aku tak berurusan dengan yeoja pecundang! Let’s go girls” ucap so eun berlalu pergi. “hahhhhh…awas kau ya kim so eun!!!!” teriak soyu kesal. “tenanglah soyu” ucap minji



#taman belakang sekolah
“lepaskann!!” teriak hyorin meminta joon melepaskan cengkramannya dan joon melepaskannya “awhh..sakitt” hyorin memegang tangannya yang memerah, lee joon melihatnya jadi kasihan “maaf” ucap joon “ne, gwaenchana” jawab hyorin “lalu, kenapa kau membawaku kemari?” Tanya hyorin, lee joon diam, dia bingung harus jawab apa? “hey,..kenapa diam saja? Untuk apa kau membawaku kemari?” Tanya hyorin lagi “kau itu banyak bicara ya..” ucap joon malah mengganti topic “kenapa malah mengganti pembicaraan? Sebenarnya ada apa?” Tanya hyorin yang mulai geram pada joon “kenapa tadi pagi kau tak ada dirumah?” Tanya joon yang akhirnya terlontar juga “ohh..itu..anu..” hyorin bingung mau menjawab apa “anu,..apa?” Tanya joon lagi “aku ada piket pagi..iya aku ada piket pagi..” jawabnya, padahal bohong. “benarkah?” joon meyakinkan “ne..” jawab hyorin menunduk “hmm..baiklah” ucap joon “jadi, hanya itu yang ingin kau bicara kan dengan membuat pergelangan tanganku jadi sakit seperti ini?” Tanya hyorin “ya” jawab joon singkat, hyorin menghela nafas dan meniup poninya “hahhh..benar-benar keterlaluan…aku bisa gila jika seperti ini,” ucap hyorin “kau kan memang sudah gila” jawab joon membuat hyorin naik pitam “apa kau bilang?” Tanya hyorin dengan nada yang mulai meninggi “kau..memang..gila” jawab joon dengan jeda disetiap kalimatnya. Plakkk tamparan itu mendarat mulus di wajah tampan joon “akkhhh..kau ini apa-apan sihh..seenaknya menamparku” ucap joon kesal dengan memegangi pipinya yang memerah “bukankah kau bilang aku gila? Yaa aku memang gila, dan aku menamparmu karna aku si gadis gila!!.hiks” ucap hyorin keras dengan air mata yang mengakir deras. Degg lee joon merasa ada sesuatu yang menusuk hatinya, sakit sekali saat melihat yeoja di depannya menangis, karnanya. Lidahnya terasa kelu untuk bicara..namun hyorin makin menangis dengan meringkuk di depan joon. Entah apa yang dipikirkannya, joon mulai mendekat padanya, ia mulai berlutut dan grreepp..joon mendekap erat tubuh hyorin “mianhae..” ucap joon membelai rambut hyorin. dan… mereka melewatkan pelajaran terakhir.



#taman kota (evening)
Hyorin tengah duduk di bangku taman, untuk menenangkan pikirannya. Tiba-tiba ponselnya berbunyi ada pesan masuk  dari joon
From :Si bawel
“kau dimana? Cepat kerumahku!” isi pesan tersebut. Namun hyorin tak memperdulikannya, ia masih kesal dengan joon. Ponselnya bergetar lagi
From : si bawel
“heii…jawab pesanku, kau ada dimana? Ku tunggu 10 menit jika kau tak muncul aku akan membunuhmu” isi pesan itu, dan hyorin mengabaikannya lagi. 10 menit kemudian. Pip pip
From : si bawel
“kau benar-benar ingin mati ha? Kenapa tak datang juga?” isi pesan ketiga. Hyorin mulai geram olehnya. Dia membalas pesannya,
To : si bawel
“aku di rumah. Aku tak bisa datang, aku tak enak badan” send ! hyorin bohong pada lee joon. Tak ada sms lagi, mungkin joon sudah mengerti.
Tiba-tiba ada yang menutup mata hyorin, “coba tebak, siapa aku?” ucap namja itu. “molla..memangnya siapa?” Tanya hyorin “ahh..tidak seru” ucap namja tadi melepaskan tangannya. “thunder oppa..” ucap hyorin dan thunder tersenyum. “kenapa oppa disini?” Tanya hyorin “karna kau disini” jawab thunder tersenyum “apa?” kaget hyorin tak mengerti “hmm..tak apa, jangan di pikirkan” ucap thunder membuat hyorin terdiam. “ayo ikut denganku..” ajak thunder “kemana?” Tanya hyorin “nanti kau tahu” jawab thunder. Lalu mereka pergi bersama.



#joon’s bedroom
“kau kenapa?” Tanya sungyeol “memangnya kenapa?” Tanya joon balik “kau seperti sedang memikirkan sesuatu, apa ada masalah?” Tanya sungyeol lagi. “tidak” jawab joon singkat “karena gadis itu..” sepertinya sungyeol belum puas akan jawaban joon. Mendengar kata “gadis itu” membuat sehun yang dari tadi sibuk dengan psp.nya sekarang ikutan kepo. “gadis siapa? Yang mana?” Tanya sehun lee joon hanya diam. “kurasa teman kita sedang jatuh cinta” ucap sungyeol dan melirik ke arah sehun “mwo? Dengan siapa?” Tanya sehun makin kepo “benar kau tak tahu?” Tanya sungyeol menggoda joon namun melirik sehun “beri tahu aku..” pinta sehun “dia adalah….” Ucap sungyeol menggantungkan kalimatnya “cukup!” ucap joon kesal, “kenapa?” Tanya sehun “tentu saja dia malu” jawab sungyeol. Joon tak menjawab dan ia berlalu pergi meninggalkan mereka berdua “heyy,..joon, kau mau kemna?” Tanya sehun pada joon yang melangkah keluar kamar “biarkan saja..” ucap sungyeol “tapi…siapa yeoja itu?” Tanya sehun masih kepo “kau benar-benar ingin tahu?” Tanya sungyeol pada sehun “ne” ucap sehun antusias “jika kau ingin tahu, hilangkan dulu cadelmu itu” jawab sungyeol menggoda sehun, dan sehunpun mulai cemberut.


#ramen shop
“hahaha tadi itu benar-benar menyenangkan” ucap hyorin tak henti-hentinya tertawa “benarkah?” Tanya thunder “ne oppa..aku sangat senang hari ini” ucap hyorin “baiklah, jika ada waktu aku akan mengajak mu kesana lagi (taman bermain )” ucap thunder “iya,” jawab hyorin “makanlah dan aku akan mengantarmu pulang” ucap thunder “ne oppa” jawab hyorin.


#dekat rumah hyorin (lee joon)
Entah angin apa yang membawaku kemari, rasanya aku ingin sekali bertemu dengannya. Apa yang aku pikirkan??? Kenap seperti ini….
Dari kejauhan aku melihat dia berjalan, tunggu..dia bilang tak enak badan, tapi siapa itu? dia berjalan tak sendirian. Ada seorang namja yang mengikutinya dari belakang dan dia..thunder???? untuk apa dia disini? Dan kenapa hyorin pergi dengannya? “trima kasih oppa telah mengantarku pulang” ucap hyorin “ne, cheonma” jawab thunder “dan trima kasih untuk hari ini” ucap hyorin lagi “iya, masuklah” jawab thunder “hati-hati di jalan oppa” ucap hyorin dan berbalik, tapi… “hyo..” panggil thunder “wae oppa?” Tanya hyorin … chupp
Thunder mencium pipi hyorin,ciuman lembut itu membuat hyorin diam membeku di tempatnya berdiri. Degg … perasaan apa ini? Kenapa sakit sekali? Aku memegangi dadaku yang terasa sakit. “selamat malam” ucap thunder menjauhkan wajahnya dari wajah hyorin, hyorin hanya diam “cepat masuk, ini sudah malam” ucap thunder membuat hyorin tersadar dari lamunannya. “ne” jawab hyorin berlari membuka pagar dan berlari ke dalam rumah. Dan akhirnya thunder pergi, ada apa denganmu joon. Apa benar kau menyukai gadis itu? Tanya ku pada diriku sendiri…




TBC !!!
Huwahhh akhirnya ini chapter selesai juga.. ok chingu bagaimanakah kisah selanjutnya?? Nantikan MY DAY part 8 segera!

Di blog saya hahahahahaha khamsanidaaaaaaaaaa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar