Rabu, 02 September 2015

FF MY DAY CHAPTER 3

Hallo … salamat berkunjung di blog ku, kali ini aku buat ff ku sendiri lhoo
Mianhae kalo banyak TYPO, maklumlah masih amatiran hehe
Setelah baca, mohon kritik dan sarannya ya chingu … KHAMSANIDA

TITLE         : MY DAY
AUTOR       : NOPIYA KRISTIANIK
GENRE      : SCHOOL LIFE,SAD,ROMANCE
LENGHT  : CHAPTERED
MAIN CAST :
-         KIM HYO JUNG as HYORIN
-         LEE CHAN SUNG as LEE JOON
-         PARK SANG HYUN as THUNDER
OTHER CAST :
-         KIM DASOM as DASOM
-         KIM MYEONG SO as L
-         SOYOU and The Geng ( BORA & MINJI)
-         SUNGYEOL, SEHUN
SUMMARY : YOUR SMILE IS MY HAPPINES


HAPPY READING *.*

Pre-view chap 2
 “hmm..sepertinya sebentar lagi akan bel pulang, ayo kembali ke sekolah” thunder melirik jam tangannya dan kemudian menarik tangan hyorin untuk berdiri. Namun, baru saja ia akan berjalan hyorin tak sengaja menginjak tali sepatunya yang terlepas dan ia hampir saja jatuh jika thunder tidak menangkapnya. Mereka terdiam beberapa saat sebelum kemudian tersadar dengan posisi yang kurang mengenakkan itu. Yaa thunder memeluk tubuh ramping hyorin dan hyorin berpegangangan pada lengan thunder.

Lee joon pov
“kau memang tak salah, tapi kau keterlaluan padanya” “minta maaf lah, kau telah mempermalukannya dan membuat hatinya terluka. Seharusnya kau tak boleh seperti itu”. Kata-kata it terus terngiang di kepalaku membuat kepalaku ini serasa ingin pecah, tapi entah dorongan dari mana aku malah mencari gadis itu. Aku menyusuri lorong sekolah dan bertanya pada orang-orang yang lalu lalang. Namun, mereka semua tak tau keberadaan yeoja itu. Sampai akhirnya “heyy kau apakah kau tadi melihat yeoja aneh..? ahhh bukan, maksudku yeoja berambut pirang yang panjang” tanyaku pada seorang namja yang sedang melintas/? . “mana ada yeoja seperti itu, terdengar mengerikan. Ehh, tapi kalo yeoja aneh yaaa?? Ahh tadi aku lihat seorang yeoja yang tengah menangis sambil berlari” jawab namja tadi. “kemana yeoja itu pergi?” “dia menaiki tangga, kurasa tujuannya atap sekolah” jawabnya. Akupun berlari menaiki anak tangga menuju atap sekolah. Sejenak aku berhenti, tunggu..pemandangan apa itu??? Dia tengah berpelukan dengan seorang namja. Tapi apa ini, kenapa rasanya sesak disini, aku memegangi dadaku dan berjalan pelan meninggalkan mereka. Akhirnya mereka merubah posisi mereka dan berdiri tegak. Salting, yaaa keduanya menjadi canggung dengan kejadian barusan. “mianhae sunbae..” hyorin menunduk dan akhirnya berlari meninggalkan thunder yang masih terdiam di tempatnya. Namun, kini sudut bibirnya tertarik keatas. “kurasa, gadis itu menarik juga” gumamnya dalam hati

MY DAY CHAPTER 3

Kediaman kim

“hyo-ah.. kajja bangunnn kau harus sekolah chagi” teriak eommanya hyorin yang menggema di seluruh kamar hyorin. “5 menit lagi …” jawab hyorin yang tak mau bangun dan malah menarik selimutnya. “aishh anak ini…dasom dan myugsoo sudah ada di bawah menunggumu sayang..kajja mandi dan sarapan” “hashhh yay a ya aku mandi” dengan malas hyorin menuju ke kamar mandi. Setelah itu ia bergegas ke bawah dan mendapati dua sejoli sedang berpelukan mesra “ekhhemmm” hyorin berdehem dan membuat keduaya tersentak dan menunduk. “di rumah orang masih bisa bermesraan..huhhh benar-benar ya kalian” cibir hyorin. Mereka pun hanya cengengesan, “ummaa…aku berangkat dulu ne eo” teriak hyorin. Namun, taka da jawaban. “eommamu tadi bilang, dia mau ke pasar hyo” jawab myugsoo. “ohh, kajja berangkat kita bisa telat nanti.”. akhirnya mereka bertiga pun berangkat sekolah bersama.

Autor pov
Di sisi lain, seorang namja tampan tengah memakai seragamnya, ia melihat bayangan dirinya di cermin. “kau 1000x lebih tampan dari dia. Jadi, ia adalah saingan yang kecil untukmu” ia menyombongkan dirinya sendiri. Tak lama, ponselnya berbunyi ada sebuah pesan masuk. “aku tak datang ke sekolah, sekarang aku ada di Paris” sebuah pesan dari si cadel a.k.a sehun . ia lalu lekas berjalan dengan gagahnya turun ke bawah untuk berangkat ke sekolah. Rumah itu begitu sepi, hanya ada seorang pengurusnya yang sudah tua bernama pak Kim. Orang tuanya berada di luar negeri, lebih tepatnya Amerika. Ia sudah di tinggalkan orang tuanya dan di titipkan pada pak Kim semenjak ia duduk di bangku sekolah dasar. Sesungguhnya sifatnya yang keras adalah karena kurangnya kasih sayang dari orang tuanya.
***
Hyorin telah sampai di sekolah, namun ia terlihat murung. “kau kenapa?” Tanya dasom padanya. “aku taka pa” jawbnya lesu “jika kau punya masalah, ceritakanlah” “aku tak apa som-ahh” jawabnya dengan senyuman, walaupun dipaksakan. “ahh arraseo” jawab dasom menyerah “ahh iya, sepertinya kita berpisah disini,,aku ke kelas dulu ne dasom-ah, myungsoo-ah” “ohh, ne paipai hyo” jawab myungsoo dan dasom pun tersenyum. Akhirnya, hyorin berjalan sendiri menyusuri lorong sekolah, namun ada beberapa pasang mata yang memandangnya dengan tatapan sinis. Ia mempercepat langkahnya sambil menunduk, dann BRRUKKK
Ia menabrak seseorang, “akkhhh” rintihnya. “kau tak apa?” Tanya orang itu “anni, aku tak apa..aku minta maaf “ “sini ku bantu” tawarnya “tak usah…akuu..” namja itu menarik tangan hyorin, hyorin terkejut dan ternyata namja itu adalah Thunder. “sunbae…” “waeyo? Kenapa kau menatapku seperti itu ?” Tanya thunder dan hyorin  hanya menunduk “aku tau aku tampan, seperti itu kan??” goda thunder, hyorin malah makin salting di buatnya. “anni..bukan seperti itu, ahh tapi..iyaa benar kau tampan sunbaenim” jawab hyorin dan lagi-lagi ia menunduk. “hahaha, kau lucu sekali yaa..” ucapnya mencubit pipi hyorin, hyorin kaget dengan yang di lakukan thunder, sontak iapun mendongak. Sedangkan thunder hanya tersenyum padanya. “ baiklah, aku ke kelas dulu kurasa pelajaran akan segera di mulai” ucap thunder dan berlalu pergi, baru 2 langkah ia berbalik dan mendapati hyorin masih berdiri mematung di sana. “ sampai bertemu lagi hyorin” ucap thunder dalam hati.
****
Kringgg kringggg
Suara bel istirahat telah berbunyi, murid-murid keluar kelas. Tujuan utamanya, tentu  saja kantin. Namun berbeda dengan yang lain, hyorin memilih pergi ke atap sekolah, dan memakan bekal makan siang yang di siapkan oleh eommanya. Dia duduk di bangku panjang, dan membuka bekal makan siangnya hmmm…harumm, ia pun mulai makan bekal itu. Selang beberapa waktu datang thunder dan duduk di sampingnya. “ukhukk..uhukkk” saking terkejutnya ia sampai tersedak “innii” thunder memberinya minuman dan ia mminumnya. “haahh…” hyorin menghela nafas. “apa aku seperti hantu?” Tanya thunder tiba-tiba “mwoo??” “tidak, kau tadi tersedak karna melihatku kan? Apakah aku menakutkan seperti hantu?” tanyanya lagi. “anni, bukan seperti itu sunbae, aku hanya terkejut karna kau datang tiba-tiba” jelas hyorin. “ohhh begituu” jawab thunder tersenyumm. Hyorin juga tersenyum “ kau sungguh bukan teman yang baik yaaa” ucap thunder yang membuat hyorin bingung “huhh??” “kau tak membagi bekal makan siangmu padaku? Sungguh keterlaluan” ucap thunder pura-pura marah. “anni sunbaee..kalau kau mau makanlah..tapii..” hyorin menggantung ucapannya “tapi apa?” “tapi..apakah kau bisa makan makanan sederhana seperti ini..sedangkan kau selalu hidup dalam kemewahan” “apa kau piker aku anak manja?” hyorin terdiam “aku bisa makan makanan seperti itu, jadi kemarikan makanan itu” jawab thunder dan langsung merebut makanan hyorin. “kau lihat kan aku sanggup memakannya” ucap thunder saat sudah selesai makan. “iya sunbae”

***
“heyy joon, si cadel kemana? Kenapa dia taka da di sekolah tadi” Tanya sungyeol “dia di Paris” jawab joon singkat.” Mwo? Kenapa dia tak bilang padaku?” ucap sungyeol kesal. “entahlah” jawab lee joon memandang ke atap sekolah dan di dapatinya hyorin dan thunder sedang bersendau gurau. Melihat ituu hatinya terasa memanas dan sesak, ia memegang dadanya “kenapa rasanya sesak sekali” ucapnya lirih “mwo? Apa tadi? Kau bilang apa?” Tanya sungyeol yang samar-samar mendengar ucapan lee joon. “apa maksudmu? Apakah aku mengatakan sesuatu” “yaa, tadi kau bilang seperti ini.. kenapa rasanya sesak sekali..” sungyeol menirukan gaya lee joon saat mengucapkan kalimat itu. “benarkah” ucapnya lalu berdiri meninggalkan sungyeol . di tengah perjalanannya/? Ke kelas ia di hadang oleh Soyou and the genk “haii joon oppa, mau kemana??” sapa soyou padanya “bukan urusanmu” jawab lee joon dingin. “ sekarang memang bukan urusanku, tapi sebentar lagi akan menjadi urusanku” jawab soyou dengan senyuman yang tak dapat di artikan. “ohh yaa terserah apa katamu, aku tak peduli” jawab lee joon dan berlalu pergi. soyou di buat kesal olehnya. “ awass kau yaa..aku tak kan tinggal diam dengan semua ini” geramnya. “let’s go girls” lanjutnya pergi dan diikuti bora dan minji.

***
Taman, sore hari
Hyorin duduk di bangku taman, sedang mendengarkan music dan sesekali ikut menyanyi. Tiba-tiba dia merasa ada yang duduk di belakang punggungnya. Perlahan ia membuka matanya yang terpejam, dilihatnya namja yang duduk di belakangnya “sepertinya aku kenal dia” pikirnya dalam hati. Dan ketika itu, namja tadi menoleh ke arah hyorin dan bertemulah kedua mata insan tersebut saling memandang. Hingga keduanya kagett “ Kaaauuu???” ucap mereka serentak.




TBC
Hehe, akhirnya ini part 3 keluar jugaaa
Huufffttt capek banget rasanya, apakah yang terjadi selanjutnya?? Tunggu kelanjutannya di MY DAY CHAPTER 4

Khamsanidaaaaaaaaaaaaa *.*

1 komentar: