Senin, 28 September 2015

FF MY DAY Chapter 10

Jreng jreng jreng…
Kembali lagi dengan ff gaje saya MY DAY yang kgak tau bakal kapan tamatnya!! Ya wess banyak cincong mah gua
Mangapp  kalo banyak TYPO, maklumlah masih amatiran hehe
Setelah baca, mohon kritik dan sarannya ya chingu … KHAMSANIDA

TITLE         : MY DAY
AUTOR       : NOPIYA KRISTIANIK
GENRE      : SCHOOL LIFE,SAD,ROMANCE
LENGHT  : CHAPTERED
MAIN CAST :
-         KIM HYO JUNG as HYORIN
-         LEE CHAN SUNG as LEE JOON
-         PARK SANG HYUN as THUNDER
OTHER CAST :
-         KIM DASOM as DASOM
-         KIM MYEONG SO as L
-         SOYU and The Geng ( BORA & MINJI)
-         SUNGYEOL, SEHUN
SUMMARY : YOUR SMILE IS MY HAPPINES


lalu joon mengambil tissue dan sedikit mencondongkan badannya ke depan untuk mengelap kotoran makanan di sudut bibir hyorin. degg !! hyorin merasa jantungnya berhenti saat ini juga, wajahnya sangat dekat dengan wajah joon. Ia menatap mata joon, dan saat itu pula joon juga menatapnya. Lee joon merasakan hal yang sama, aneh, jantungnya berdebar kencang…dan…….

My day part 10
#seoul high school
“bagaimana menurutmu? Baguskan hyo?” Tanya dasom pada hyorin yang sedang pamer kalung yang di berikan L padanya saat mereka kencan semalam. “hmm” namun yang ditanya hanya cuek menanggapinya “aishh..kau kenapa sih? Dari tadi mukamu kau tekuk terus seperti itu?” Tanya dasom jengkel “anniaa” jawab hyo cuek. Dasompun makin kesal pada hyorin.


#waktu istirahat
Hyorin tengah duduk di atap sekolah, ia merasa rindu akan suasana tenang ini. Tiba-tiba seseorang duduk di sampingnya,ia menoleh dan mendapati thunder yang ada di sampingnya “oh..oppa” sapanya dengan tersenyum. “kenapa disini?” Tanya thunder “karna aku ingin, lalu kenapa oppa disini?” jawab hyorin sekaligus bertanya “karna kau disini” jawab thunder yang membuat hyorin bingung “aku?” tanyanya “ne,neo” jawab thunder tersenyum kearahnya “kenapa aku?” Tanya hyo lagi “karna…” thunder mendekatkan wajahnya pada hyorin, hyorin diam membeku “…nan joahae” jawab thunder hingga hyorin terkejut, sangat terkejut dengan itu “wajahmu lucu sekali” ucap thunder mengacak-acak rambut hyorin “uh?” hyorin malah salting di buatnya “baiklah, kupikir sudah selesai, masuklah sebentar lagi bell” ucap thunder mengusap pipi hyorin dan berlalu pergi meninggalkannya. Hyorin masih mencerna satu-persatu kejadian beberapa menit lalu hingga akhirnya blush!! Pipinya menimbulkan semburat merah, ia menunduk.


#hyorin’s house
“eomma bogoshippeoyo” ucap hyorin pada ummanya lewat telepon
“….”
“umma kapan pulang? Aku kesepian tanpamu..” manja hyorin pada ummanya
“….”
“hmm, baiklah seminggu lagi aku menjemputmu di bandara”
“…”
“arraseo..saranghae..pai pai” pip !! hyorin mematikan telponnya
Ting tong . bell rumah berbunyi
Ceklekk!! “hallo hyo..” sapa dasom yang datang dengan L membawa banyak belanjaan “ada apa ini?” Tanya hyorin bingung “mari berpesta” ucap L yang langsung masuk ke rumah tanpa di suruh “pesta?” Tanya hyrin memastikan “ne, kita akan berpesta disini” ucap sehun yang tiba-tiba muncul entah dari mana? “loh, kau kenapa disini?” Tanya hyorin yang semakin bingung “aishh..kau banyak Tanya” ucap dasom berlalu dan membawa dua kantong plastic. Hyorin semakin bingung karna di belangnya ada sungyeol dan juga joon. Sungyeol masuk, lee joon menghampiri hyorin “kenapa ekspresimu seperti itu?” Tanya joon “apa maksudnya semua ini?” Tanya hyorin “hanya sebuah pesta kecil” jawab joon dan berlalu masuk “aishh..dia pikir ini rumahnya apa?” geram hyorin.mau tak mau ia juga harus masuk untuk semua itu. semua duduk di ruang tengah tak terkecuali si pemilik rumah itu. ‘sungguh ini sangat menyebalkan’ pikirnya dalam hati. “oke,karna semua sudah disini ayo kita bersulang” ucap sehun yang mengangkat sebotol softdrink diikuti semuanya,kecuali hyorin. drrtt..drrttt ponsel sehun berbunyi “hmm..oke” ucapnya “ada apa?” Tanya sungyeol “gadisku datang” jawab sehun “hm” sungyeol Nampak cuek dan sehun kearah pintu rumah. “aishh,,berani sekali dia membawa pacarnya ke rumahku” kesal hyorin dan ia tiba-tiba pergi dari ruangan itu. lee joon mengikutinya 
Ternyata hyorin pergi ke samping rumah nya, “untuk apa kau mengikutiku?” Tanya hyo pada joon “memangnya kenapa?” Tanya joon balik “aku Tanya duluan, kenapa kau balik bertanya sih” sebal hyorin “hmm..entahlah aku juga juga tak mengerti” jawab joon dan hyorin jadi bingung “eh? Kenapa tak tau?” tanyanya lagi “kau banyak bicara yaaa” ucap joon “aishh,..orang ini” kesal hyorin. hening….
“ada yang ingin aku katakana padamu..” ucap joon tiba-tiba “apa?” Tanya hyorin cuek “aku..aku..suka..” ucapan joon terhenti karna ponsel hyorin berbunyi “yeobboseo..” “ahh, ne thunder oppa, aku dirumah” ucap hyorin lewat telepon yang membuat lee joon marah karnanya “datanglah, ada pesta kecil disini” ucap hyorin lagi.. sreett . pipp lee joon merebut ponsel hyorin dan mematikannya “hei..apa yang kau lakukan sihh?” Tanya hyorin yang sedikit kesal pada joon “apa? Kau tak suka?” Tanya joon yang juga kesal pada hyorin “tentu saja aku tak suka!” bentak hyorin pada joon “kenapa kau menyuruhnya kesini?” Tanya joon dengan nada yang mulai meninggi, untung saja tak sampai ke ruang tengah


#rumah thunder (THUNDER)
Aku menelponnya, dan ia berbicara padaku namun, saat ia bilang ada pesta kecil di rumahnya dan mengundangku tiba-tiba sambungannya terputus. Aku jadi penasaran dengan apa yang terjadi, maka dari itu aku langkahkan kakiku untuk mengambil jaket dan kunci mobilku untuk pergi ke rumahnya. Tapi, sungguh kenapa perasaanku jadi tak enak begini. Segera aku lajukan mobilku dengan kecepatan di atas rata-rata.


#ruang tengah rumah hyorin
“mwo? Jadi gadismu minji?” Tanya L yang kaget karna sehun masuk ruangan itu bersama minji “waeyo?” Tanya sehun balik “jadi tipe seorang shin minji adalah si cadel..uhh sesuatu yang mengejutkan” kini dasom ikut angkat bicara “memangnya kenapa kalau dia seleranya sepertiku ha?” Tanya sehun tak terima “hanya aneh saja seorang minji yang notabenenya gadis imut bisa suka pada namja menyebalkan sepertimu, sekalipun minji itu geng,nya si soyu” jawab dasom “aishh yeoja satu ini” geram sehun namun minji hanya terkekeh kecil “mianhae aku telat” ucap bora yang tiba-tiba datang, seakan mengetahui si pemilik suara, sungyeol menoleh padanya. Keduanya saling berpandangan, namun hanya diam sampai bora mengalihkan pandangannya kepada sehun yang bertanya padanya. “kau juga ada disini?” Tanya sehun “ne, minji mengajakku kesini” jawab bora “benarkah itu chagi?” Tanya sehun dan minji mengangguk. Lalu tiba-tiba sungyeol berdiri dan meninggalkan mereka di ruang tengah. “heii..yeol? mau kemana kau?” Tanya sehun namun sungyeol tak menggubrisnya


#back to hyorin and joon
“memangnya kenapa kalau aku mengajaknya kesini ha?” bentak hyorin juga tak mau mengalah “karna aku tak suka itu” jawab lee joon masih dengan nada tinggi “kenapa kau tak suka?” Tanya hyorin yang mulai emosi “karna aku menyukaimu!!” jawab joon tanpa sadar “a..apa kau bilang?” Tanya hyorin yang suaranya mulai merendah, joon terdiam.. “ahh,..benar aku memang salah dengar..yahh salah dengar” ucap hyorin yang hampir menangis.. “anni” ucap joon pelan “kau tak salah dengar” lanjutnya dengan menunduk “benarkah?” Tanya hyorin yang juga menunduk “ne..aku..aku..aku menyukaimu hyo..sungguh” ucap joon akhirnya mendongakkan wajahnya “kenapa? Kenapa kau menyukaiku?” Tanya hyorin dengan nada bergetar “entahlah, aku juga tak mengerti..yang aku tahu, aku menyukaimu” jawab joon. Satu langkah, dua langkah. Dibaliknya tubuh hyorin sehingga menghadapnya, di angkatnya wajah hyorin untuk menatapnya. Joon memiringkan kepalanya dan bergerak maju mendekati wajah hyorin, semakin dekat..dekat dan chupp~ ciuman manis sebagai tanda kasih sayang telah hyorin terima dari joon. Kini matanya terpejam menikmati ciuman tanpa nafsu itu. dari kejauhan ada seseorang yang memperhatikannya tentu saja ia thunder, perasaan sesak semakin terasa di dadanya. Sungguh, itu suatu hal yang menyakitkan untuknya. Sangat sakit.




TBC !!!
Maap pendekkkk
Huwahhh akhirnya ini chapter selesai juga.. ok chingu bagaimanakah kisah selanjutnya?? Nantikan MY DAY part 11 segera!
Di blog saya hahahahahaha khamsanidaaaaaaaaaa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar